Lagu-lagu
indah yang ditembangkan petani Sumba saat panen perlahan lenyap. Hilang
sudah nyanyian merdu ibu-ibu saat menumbuk padi… Miris. Itulah kondisi
lagu-lagu asli Sumba saat ini. Berikut petikan wawancara ANBImag dengan Sandro Dandara, penyanyi berdarah Sumba Barat Daya, tentang perkembangan musik dan musisi Sumba saat ini.
Bagaimana perkembangan musik Sumba saat ini?
Sekarang
semakin maju karena semakin banyak penyanyi Sumba dan album Sumba yang
terus dirilis tiap tahun. Hanya belum banyak yang coba mengangkat
kembali lagu-lagu rakyat yang sudah hampir hilang ditelan masa.
Lagu-lagu rakyat mulai hilang?
Lagu-lagu
rakyat asli Sumba mulai hilang karena perubahan zaman. Dahulu,
lagu-lagu rakyat dinyanyikan saat orang panen, sambil menumbuk padi.
Tapi, sekarang semua dikerjakan dengan mesin.
Contohnya?
Ya,
misalnya lagu waktu orang panen khas Sumba itu kan ada. Lagu-lagu
rakyat ini bisa diaransemen dengan konsep musik modern agar tidak hilang
sama sekali.
Seperti yang Anda lakukan dalam dua album Anda?
Ya, betul sekali. Di album pertama saya angkat lagu Maladay Oli, lagu rakyat Anakalang dari Sumba Tengah. Di album kedua ada lagu Mainda Kata Bandara, lagu untuk acara adat. Juga ada Osa Dona Dewa Gu, lagu yang berkisah tentang anak yatim piatu.
Sumba, pulau yang terkenal dengan kuda dan
Pasola, memiliki empat kabupaten, yakni Sumba Barat, Sumba Barat Daya,
Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Panorama Sumba dengan hamparan padang
rumput hijau, batu-batu karang, dan orang-orang yang berkuda dari desa
ke desa menjadi latar film "Angin Rumput Savana" dan "Cinta dalam Sepotong Roti" karya
Garin Nugroho, sutradara yang kenyang penghargaan film nasional dan
internasional. Marapu adalah agama asli Sumba yang masih hidup sampai
sekarang.
Bagaimana hubungan antara sesama musisi dan penyanyi di sini?
Lumayan kompak. Ada kawan yang ada ide untuk buat album rembukan. Mungkin nama albumnya Sumba in Harmony.
Ceritakan perbedaan posisi musisi di mata masyarakat Sumba dulu dan sekarang?
Sejauh
ini masih sama saja. Belum ada perubahan besar. Orang-orang Sumba suka
lagu daerah tapi apresiasinya terhadap penyanyi kurang.
Maksudnya?
Pasar
nyanyinya kurang, paling acara nikahan saja. Itu pun tanpa bayaran
hahahha. Ada juga beberapa orang yang tidak berani mengajak saya
menyanyi karena pikir harus keluar duit banyak....
Mulailah dari sebuah mimpi, impian dapat berupa harta benda, jabatan, kesejahteraan atau kekayaan yang berlimpah. Kemudian pupuklah mimpi itu sehingga anda menemukan jalan mana yang harus anda tempuh untuk mencapainya. Ketika anda meneumukan jalan atau cara untuk mencapainya kenalilah jalan itu dengan baik sehingga anda dapat mencintai dan meyakininya bahwa itulah jalan yang harus anda lalui untuk mencapai mimpi anda. Keyakinan tersebutlah yang memperteguh hati anda untuk tetap memperjuangkannya apapun rintangannya.
2, Berani Memulai prosesnya
Setelah anda menemukan jalan atau cara untuk mencapai mimpi anda jalani prosesnya, lakukan action, mulai dari apa yang bisa anda lakukan, diperjalanannya kita akan belajar bagaimana menghadapi setiap masalah bisnis yang kita hadapi, apakah masalah modal, mengelola orang, produk yang inovatif dengan sendirinya seiring dengan perjalanan waktu asal kita konsisten kita akan menemukan jalan keluarnya dan menjadikan kita sebagai pemenang.
3, Jangan Berhenti Belajar.
Jangan lupa bahwa setiap jenjang yang kita lalui pasti ada ujiannya maka tetaplah menambah ilmu bisnis dari orang – orang yang telah sukses bisnis baik melalui pergaulan, buku – buku maupun seminar – seminar
4, Lakukan !! Karna Setiap Keputusan Pasti Ada Resiko
Ketika kita meyakini suatu jalan bisnis maka lakukanlah tindakan walaupun berat resikonya, karena dari tindakan itulah akan tercipta ke ajaiban, keajaiban datang karena kita mengundangnya, dia tidak datang kepada orang yang berdiam diri. Inilah yang membedakan seorang entrepreneur dengan manager, seorang entrepreneur berani mengambil resiko sedangka seorang manager hanya mampu mengambil tindakan yang semestinya dilakukannya.
5, Buka Diri untuk Menerima Masukan Orang Lain
Ketika kita meyakini sesuatu jangan membuat kita menutup diri menerima masukan dari orang lain, dengarkan orang lain dengan baik, analisa, pikirkan dan lakukan tindakan sesuai dengan hati nurani anda, jangan tolak mentah –menetah masukan orang lain walaupun berbeda dengan prinsip anda.
6, Kejar Target dan Kenali Pelanggan Anda
Identifikasi siapa saja yang butuh produk anda, kemudian pikirkan bagaimana cara mencapai pelanggan tersebut, apakah dengan cara beriklan, dengan cara layanan antar ke alamat, meningkatkan mutu layanan, memberikan bonus, memberikan reward, memberikan kompensasi dll.
7, Kerjalah Lebih Giat dari Pesaing Anda
Entrepreneur sejati akan berusaha semasimal mungkin untuk menggapai impian bisnisnya, dia mampu bekerja tidak mengenal waktu dan otaknya selalu berfikir bagaimana memajukan bisnisnya.
8, Bangun Hubungan Baik Dengan Banyak Orang.
Tidak sedikit orang yang mau bayar lebih mahal asalkan mereka merasa diperlakukan dengan baik dan mereka merasa ada keterikatan batin dengan kita.
9, Tetap Fokus Pada Tujuan Anda
Hadapi setiap rintangan bisnis anda, jangan sampai rintangan mengalihkan perhatian anda untuk memulai sesuatu yang baru, sehingga anda meninggalkan sesuatu yang telah anda jalani. Intinya setiap usaha ada peluangnya, yang membedakan hanyalah bagaimana kita melakukannya.
10, Jangan Lupa Berdoa dan Beramal
Karena doa dan Amal adalah cara untuk mendapatkan pertolongan Tuhan.
Mengaransemen Lagu Tradisi Nusantara secara Sederhana
Ketika Mengaransemen suatu lagu maka antara komponis yang satu dengan komponis yang lain akan mengalami perbedaan. Hal ini dikarenakan rasa seni mereka berlainan, meskipun demikian pembuatan arasemen lagu harus berpedoman pada dasar-dasar harmoni. Mengarasemen sebuah lagu, bukan monopoli para musisi saja, tetapi semua orang dapat membuat lagu. Bahkan seorang komponis besar sekalipun, ia membuat lagu mulai dari bentuk yang sederhana baik dalam syair maupun arasemennya.
Gigih dan ulet merupakan salah satu sikap seorang yang mulai terjun dalam menggeluti dunia musik. Meskipun denikian unsur-unsur sebuah lagu hendaknya dapat dipahami bahkan dikuasai oleh seorang yang akan mengaransemen lagu.
1. Unsur-Unsur dalam mengaransemen lagu
A) Mengetahui makna lagu
B) Mengetahui makna irama
C) Melodi
D) Harmoni
E) Bentuk Lagu
F) Ekspresi
* Keterangan dari Unsur-unsur tersebut yaitu:
A) Mengetahui makna lagu yaitu adalah rangkaian nada baik menggunakan syair atau tidak yang disusun untuk mengungkapkan pikiran perasaan yang biasa terjadi pada setiap orang.
B) Mengetahui makna irama dan dapat membedakannya dengan birama. Irama lagu selalu berfariasi dan tersusun dalam pola irama. Perasaan dari suatu lagu inilah yang tercermin dalam suatu lagu.
C) Melodi dalam suatu lagu harus memiliki unsur melodi, yakni yang menunjukkan tinggi rendahnya suatu lagu.
D) Harmoni dalam suatu lagu harus dimiliki juga, yakniperpaduan yang selaras antara nada-dada yang terdapat pada suatu lagu.
E) Bentuk Lagu suatu lagu harus jelas dan nyata, terutama dalam penyusunan syair lagu tersebut. Dengan perkataan lain,antara bait syair mulai dari bait pertama, kedua hingga akhir lagu, hendaknya terdapat suatu pertautan yang jelas, hingga maksud dari lagu tersebut dapat terungkap jelas
F) Ekspresi adalah gerak jiwa seorang pengarang lagu yang tercermin dalam sikap dan gerak wajah serta anggota badan lainnya seorang pembawa lagu. Gerak ekspresi merupakan salah satu unsur terpenting, sehingga si penyanyi dapat membawa lagu tersebut sesuai dengan gerak jiwa pengarangnya
2. Langkah-Langkah Mengarang lagu
A) Menentukan syair lagu
1. Tema
Tema lagu ditentukan pada awal pembuatan syair. Tema merupakan ide dasar. Tema dapat diambildari kejadian sehari-hari, pengalaman-pengalaman hidup, binatang, keindahan alam, keagungan tuhan, dan lain-lain
1. Buatlah bait-bait syair yang saling bertautan antara bait syair yang satu dengan lainnya
2. Tentukan sifat lagu yang akan dibuat, seperti riang, sedih,putus asa, dan sebagainyasesuai dengan ungkapan syair lagunya.
3. Tentukan tanda tempo beserta birama yang akan digunakan
B) Membuat melodi
1. Perhatikan makna yang terkandung dalam syair lagu pada setiap bait
2. Tentukan nada naik dan turun, sesuai dengan sifat dan jiwa lagu, sebagaimana tercermin dalam syair lagunya
3. Tentukan nada-nada yang selaras, sehingga tidak terdapat nada-nada yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah
C) Menentukan irama
1. Irama hendaknya disusun berdasarkan pola irama
2. Pola irama hendaknya disusun sedemikian rupa, sehingga nada-nada yang terdapat dalam lagu yang akan disusun tidak berirama sama (monoton)
D) Menentukan bentuk lagu
Lagu yang disusun hendaknya memiliki suatu bentuk tertentu, sehingga maksud pegarang lagu lewat lagu tersebut yang disusunnya itu dapat terungkap dengan jelaas
E) Phrasering
Phrasering berasal dari kata “pharase” yang berarti bagian. Jadi phrasering yang dimaksud disini adalah bagian-bagian dari sebuah karangan lagu. Sebuah karya musik, tidak jauh berbeda dengan sebuah karangan. Untuk menyampaikan suatu cerita agar jalan cerita menarik hingga dapat disimak dengan baik, maka cerita tersebut harus kita bagi-bagi dalam induk kalimat dan anak-anak kalimat
2. Membuat Melodi
Melodi merupakan susunan nada-nada yang teratur dan diatur tinggi rendahnya serta intervalnya. Sedangkan pengertian interval adalah jarak antara dua nada
3. Latihan Memindahkan Notasi Angka kedalam Notasi Balok
Cara melakukannya adalah nilai not pada notasi angka diubah ke dalam nilai not pada notasi balok, termasuk tanda diam
4. Menentukan Jenis Lagu
Tiap-tiap jenis lagu memiliki ciri-ciri tersendiri dan dapat diketahui dari bentuk, jenis tangga nada yang dipergunakannya, ambitius, tanda birama, susunan melodi, serta tema syair lagu.
5. Syarat Bakat Mengaransemen Lagu
1. Memiliki bakat
2. Memiliki pengetahuan musik
3. Memili pengetahuan bahasa yang baik
6. menyusun pola
Panjang dan pendeknya not secara tetap dan teratur dan inilah yang disebut irama atau sering disebut ritme.
Ketika membuat suatu lagu untuk mendapatkan irama yang baik, kita perlu memperhatikan birama dan bentuk not yang diperguanakan sehingga bisa menghasilkan irama yang dikehendaki, agar sesuai dengan kesan yang diharapkan bisa timbul dari lagu tersebut
Irama dalam musik akan menggambarkan suasana yang hidup, oleh sebab itu irama ini disesuaikan dengan makna dari syair lagunya. Sedangkan arti dari irama (ritme) yaitu keteraturan gerak dari semua bagian yang langsung pada musik yang disusun secara teratur.
7. Conducting
Conducting adalah seni memimpin penampilan musik baik permainan instrumentalia, vokal, atau campuran
Conducting sebenarnya merupakan seni interprestasi musik melalui pola irama, sikap badan, dan ekspresi wajah yang menarik, di samping juga merupakan suatu kecakapan dan keahlian, sehingga seorang conductor perlu memiliki pengetahuan yang luas, melakukan latihan yang terus menerus supaya selalu siap tampil di depan umum
8. Syarat menjadi seorang konduktor
1. Kepribadian yang menarik sehingga dengan mudah menarik simpati dari anggota